usul mengenai perjanjian kerja

  1. last year

    selamat siang,
    tolong dong ditambah tab "kedua belah pihak" semacam kontrak tertulisnya (macam dokumen perjanjian kerja di real world lah), jadi disitu di tulis dengan jelas harga, batasan pekerjaan, dan lain-lain yg perlu dicantumkan. jadi worker tidak bingung, kalaupun mau "kurang lebih", dia bisa mengira batasan kurang lebihnya sampai mana, (soalnya saya takut juga, job nanti yg kita terima jadi project "seumur hidup", hanya karena takut dibilang terlalu kaku atau pelit. dan owner juga tahu batasan dia. (krn kalo saya perhatikan sekilas, owner hanya cendrung tertarik budget "murah", tapi hasil kepingin maksimal), karena di real world saja sewaktu mengerjakan project, saya sering "rugi", karena pihak pertama (owner) sering tidak mau tahu soal biaya akomodasi dan penginapan. tapi minta terus layanan purna jual seolah" begitu dibayar, kita jadi "asset" mereka. itu contoh "real world project", yang bayaran saya berkisar antara 20jt - 180 juta, lah gimana yang di project.co.id ini?, yang ownernya sering saya lihat approvednya, paling kelas 1 sampai 2 juta?, 10 juta aja saya jarang lihat. bukannya untung nanti tau" malah buntung.. :)

  2. 2 months ago

    memberikar

  3. Deleted 2 months ago by imzers
  4. Layanan purna jual bisa kita kasih charge sih.. atau kalau owner minta penambahan maintenance tinggal bilang buat thread project baru di platform, kalau saya biasanya seperti itu

  5. Batasan maksudnya bagaimana? maintenance rutin? Beberapa owner disini menerapkannya agar bisa mendapatkan layanan maintenance dengan worker yang sama ya dengan membuat project baru.

    Bisa dicek owner yang projectnya lebih dari 50 project dan 99% worker projectnya sama, itu berarti bisa jadi ada rutinitas maintenance dari worker yang pertama kali mengerjakan project.

  6. @asisten Batasan maksudnya bagaimana? maintenance rutin? Beberapa owner disini menerapkannya agar bisa mendapatkan layanan maintenance dengan worker yang sama ya dengan membuat project baru.

    Bisa dicek owner yang projectnya lebih dari 50 project dan 99% worker projectnya sama, itu berarti bisa jadi ada rutinitas maintenance dari worker yang pertama kali mengerjakan project.

    Benar sekali, saya malah berpendapat owner membutuhkan maintenance pada produk purna jual dengan gratis karena produknya ada yg tdk sesuai dengan requirements project diaawal. Misalnya kalau project pengembangan atau web development, saat setelah project dinyatakan done masih ada bugs pd priduk akhir sehingga owner meminta worker untuk memperbaiki, atau kalau project content writing masih ada kesalahan kata yg masih memerlukan revisi. Dalam hal ini owner project masih berhak memerlukan perbaikan walaupun project sudah done.
    Saya bukan bermaksud berpihak kepada owner project, tetapi pada kualitas produk/hasil yg diberikan saat project dinyatakan selesai. Jika owner memerlukan perbaikan atau penambahan setelah proejct dinyatakan done, dan yg dibutuhkan owner adalah diluar dari kesepakatan project diawal, maka worker bisa berhak memberikan charge tambahan dengan meminta owner untuk membuka project baru.

  7. @imzers Benar sekali, saya malah berpendapat owner membutuhkan maintenance pada produk purna jual dengan gratis karena produknya ada yg tdk sesuai dengan requirements project diaawal. Misalnya kalau project pengembangan atau web development, saat setelah project dinyatakan done masih ada bugs pd priduk akhir sehingga owner meminta worker untuk memperbaiki, atau kalau project content writing masih ada kesalahan kata yg masih memerlukan revisi. Dalam hal ini owner project masih berhak memerlukan perbaikan walaupun project sudah done.
    Saya bukan bermaksud berpihak kepada owner project, tetapi pada kualitas produk/hasil yg diberikan saat project dinyatakan selesai. Jika owner memerlukan perbaikan atau penambahan setelah proejct dinyatakan done, dan yg dibutuhkan owner adalah diluar dari kesepakatan project diawal, maka worker bisa berhak memberikan charge tambahan dengan meminta owner untuk membuka project baru.

    Iya sepakat sih ini, dulu sempet kepikiran juga mau usul misalnya setiap projects ada opsi centang garansi pengerjaan. Jadi nilai projectsnya di split jadi 2 bagian. Pekerjaan utama dan masa garansi, cuma memang akan merepotkan projects.co.id karena paymentnya hrs diurus 2 kali (pekerjaan selesai dan rutin setiap masa garansi bulanan atau sekali saja).

    Kalau Saya juga ya selama ini masa garansi pekerjaan diberikan walau projects sudah selesai, karena dalam proses pemeriksaan pekerjaan belum tentu semua owner bisa teliti dan menyeluruh.

  8. Edited 2 months ago by Admin4

    Thanks for sharing your info. I really appreciate your efforts and I will be waiting for your further write

to reply!