Penyebab persaingan harga menjadi tidak sehat

  1. 5 months ago

    selamat siang, admin dan rekan2 semua...

    saya ingin mengajukan pertanyaan sekaligus saran....bisa gak admin menjelaskan kenapa harus disertakan tanda bintang sebagai rate?
    kenapa saya bertanya akan hal ini...karena seperti nya menjadi sebuah polemik buat para newbie yang belum memiliki rate bintang tersbut, mau gak mau kami2 yang belum memiliki hal tersbut harus bersaing harga bahkan menjatuhkan harga (walaupun harga rendah pun yg kami berikan belum tentu terpilih...)..itu lah dasar kenapa terjadi persaingan harga yang tidak sehat...

    nah untuk admin bisa kah menjadi bahan pertimbangan ?

    atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih

    HS
    Agung priyatna

  2. Admin4

    Dec 13 Administrator
    Edited 5 months ago by Admin4

    Halo @agungpriyatna
    Terkadang suatu kebijakan itu memiliki dua sisi. Bagi rekan-rekan yang belum memiliki reputasi mungkin harus lebih bersabar lagi, rekan-rekan harus tetap fokus pada proses dan strategi penawaran, kami sudah memberikan tips-tips untuk memenangkan project dan yakinlah bahwa suatu saat rekan-rekan "Newbie" pasti akan memenangkan project, tidak usah pusing dengan mereka yang sudah memiliki reputasi segudang.
    Ini ada tips untuk memenangkan project, dan beberapa tips lainnya yang berkaitan dengan Freelancer/Worker:

    Good Luck ya ...... :)

  3. Deleted 5 months ago by agungpriyatna
  4. Halo,Admin4

    Sya sudah mencoba semua tips , tapi memang kudu harus bersabar...barang dagangan blm ada yg mau colek...hihihi...
    Soalnya klo saya perhatikan kebanyakkan owner pasti pilih yg sudah bintang, ...padahal " Tak kenal maka tak sayang"....
    Ya sudah lah....memang kudu bersabar...

    Makasih ya Admin4

  5. mmmm gak juga. gak semua owner liat reputasi. yg punya reputasi juga bisa ditanyakan deh, pasti awalnya mereka itu juga mati2an dalam hal presentasi. jd yg mesti terus diperhatikan adalah bagaimana presentasi kita (para worker) untuk meyakinkan owner.

    sebab, biar bagaimanapun kita worker disini pada intinya adalah menjual jasa. otomatis kita mesti paham dengan jobdesk dan bisa memberikan poin2 apa yg bakal kita lakukan dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut.

    masalah budget juga begitu. terangkan sedetilnya kalau perlu, kenapa kita ngasih harga sekian. sehingga, bagi owner yg tidak terbayang tentang budget, dapat tahu gambarannya. dan saya rasa juga bukan hal tabu untuk kita para worker menanyakan besaran budget yg dipersiapkan oleh owner meski project tersebut bersifat open suggestions.

  6. 4 months ago

    Pertanyaannya., apakah si worker full freelancer? Jika tidak maka owner pasti ragu memilih walaupun bidnya murah. Owner juga punya pertimbangan "kemanusiaan" untuk "menghidupi" orang lain.

    Kalau saya disisi owner, pasti memilih yang memang hidup sebagai freelancer, bukan sekedar sambilan. Kenapa? Karena worker akan merasa lebih bertanggung jawab dan bisa fokus.

  7. Deleted 4 months ago by Admin4
  8. @idlamalif Pertanyaannya., apakah si worker full freelancer? Jika tidak maka owner pasti ragu memilih walaupun bidnya murah. Owner juga punya pertimbangan

    Masalah full freelancer atau sambilan ini sebenarnya lain hal menurut saya, yang penting adalah komitmen si worker terhadap project yang dikerjakan. Saya termasuk freelancer-sambilan (bukan fulltime), jadinya setiap pengambilan project selalu menyesuaikan dengan waktu sisa yang saya punya.

    Saran saya jika pada posisi owner:

    1. Worker bid pada project yg benar-benar worker pahami dan mampu memberikan presentasi sesuai keinginan project owner
    2. Saya akan lihat profile worker dan browse beberapa halaman project yg di bid oleh worker tersebut, misalnya ada 2 worker dengan presentasi yg sama dan budget sama, saya akan memilih worker yg bid project hanya di project saya.
  9. @SayyidMadanySyani mmmm gak juga. gak semua owner liat reputasi. yg punya reputasi juga bisa ditanyakan deh, pasti awalnya mereka itu juga mati2an dalam hal presentasi. jd yg mesti terus diperhatikan adalah bagaimana presentasi kita (para worker) untuk meyakinkan owner.
    .

    Saya setuju, tidak semua owner melihat reputasi. Saya newbie yang juga mati-matian untuk mendapatkan project diawal-awal. Bahkan saya sempat lama gak aktif karena sulitnya dapat project disini. Tapi ternyata owner melihat presentasi, negosiasi, dan portofolio. Setelah saya perbaiki semuanya, ternyata alhamdulilllah mulai masuk dan beberapa harus ditolak saat negosiasi takut gak selesai.

    Saran saya sesama newbie, kayaknya kita harus belajar dari pengalaman yg ratingnya bagus, membangun portofolio, dan harus spesifik satu bidang kayaknya supaya fokus.

  10. kayaknya bagus ini kalau projects.co.id buat program kopdar atau pelatihan online tentang cara meramu kata yang baik utk presentasi, negosiasi, dan portofolio... hahahaha

  11. Admin4

    Jan 9 Administrator

    Mungkin artikel ini bisa membantu:

    Mudah-mudahan bisa bermanfaat..... :)

to reply!