usul soal level kesulitan pekerjaan dan bugdetnya.

  1. 3 years ago

    selamat malam semuanya,

    saya ingin mengusulkan kepada admin atau (atau owner?) projects.co.id :

    tolong dong di telaah lebih teliti, untuk setiap project yang ditawarkan, antara harga dan tingkat kesulitannya.
    misal dengan mengisi formulir, pihak penyedia layanan ini, bisa menentukan entah manual atau otomatis, grade pekerjaan tersebut.

    kenapa saya mengusulkan hal tersebut. Saya memang termasuk baru disini, tapi di dunia nyata, saya sudah kurang lebih 10 tahun wara wiri di dalam pekerjaan borongan (kebetulan bidang pengembangan aplikasi), bukan berarti saya sudah merasa paling berpengalaman atau paling jago, tapi setidaknya saya sudah paham seluk belum dunia kerja disitu, pahit manisnya, urusan kontrak, atau pahit manisnya hubungan antara bos dan staf.

    saya amati, beberapa dari project yang di open/ditawarkan, terlihat project ownernya menaruh harga seenak udelnya.
    contoh 1 : aplikasi pergudangan cuma dihargai 8 jt? (owner project nya dunhill), really?, itu saya malah kasihan lihat workernya, kalaupun dia bisa menyelesaikan lancar, aplikasi tersebut dan memuaskan clientnya, dia juga tanpa sadar masih melakukan kesalahan lain, yaitu memprostitusikan profesinya.
    cuma kalau boleh komentar, berdasarkan antara harga dan waktu pengerjaan 20 hari tersebut, 70% pasti salah satu pihak pasti nanti tidak akan puas, kalaupun projectnya selesai. bahkan bisa lebih buruk lagi.

    contoh 2 : ada yang menawarkan project aplikasi baca meter PDAM di sul-sel, cuma 1.5 jt?, saya sekarang saja dibayar 5 jt selama 3 tahun, dan 2 tahun lalu, saya dapat kontrak 1.5 tahun dibayar 12 jt. jadi dari sisi pandang saya, saya bisa lihat, bahwa orang yg menawarkan project ini, kemungkinan besar mau "memanfaatkan", tenaga-tenaga kerja yang punya skill, tapi masih minim pengalaman soal urusan kontrak, atau tenaga kerja profesional yang lagi kepepet. wkwkwkwk. bisa jadi owner project disini adalah PIHAK KEDUA, pemegang kontrak dengan PDAM Makassar, bayangkan saja, dia dpt kira" berapa persen dari keuntungan, tanpa harus kerja, sementara yang kerja cuma dpt 1.5 jt (mungkin 0.001 persen dari nilai kontrak).

    untuk pihak worker, saran saya tunjukkan sedikit "harga diri", dan untuk pihak owner, saran saya jangan hanya karena merasa sudah mengeluarkan sekian juta rupiah, lantas sudah merasa memiliki si worker (berasa kayak bosnya google atau ngelihat anak buahnya, atau berasa kayak kanjeng sultan melihat abdi dalemnya), apalagi yang modal pas-pasan (budget cuma 100ribu : micro budget) ha haha. tolong urat malunya dipakai sedikit. karena dari budget yang di tawarkan itu juga sebaliknya pihak owner, bisa dilihat keseriusannya.

    karena kelancaran suatu project biasanya karena pahit-pahitan duluan didepan, dan kedua belah pihak merasa tidak terpaksa.

    nah, pihak projects.co.id sebagai broker, syukur-syukur bisa lebih berberpan lagi membela kepentingan kedua belah pihak, bukan cuma sekedar menyediakan tempat untuk mempublishkan project saja.

    sekian terima kasih, mohon maaf kalau ada salah-salah kata. mudah-mudahan projects.co.id bisa lebih maju lagi kedepannya. dan saya ucapkan semoga sukses kepada rekan-rekan worker, karena biar bagaimanapun selain skill, kerja keras juga perlu sebagai bukti keseriusan kita.

    regard,

    ayi tito

  2. Rasanya nanti itu seleksi alam pak, mungkin sekarang worker belum milih-milih tapi nanti seiring banyaknya project yg terbit worker pun akan pilih-pilih.

    Project yang budgetnya minim ya cuman numpang lewat saja.

  3. Bid diatas budged Project Owner, seperti postingan ini https://projects.co.id/community/68-ibarat-membuat-gedung-dengan-segala-fasilitasnya/0#p429

  4. Hi guys, saya setuju dengan usul agan ayi.tito.
    Saya hanya ingin menambahkan bahwa kasus ini adalah masalah yang cukup serius bagi para worker namun cukup bermanfaat bagi worker yang membutuhkan.

    Sedikit masukan saya, baiknya pihak project.co.id menambahkan opsi sederhana seperti Example: PHP: bronze(rate_php*1), gold(rate_php*2), platinum(rate_php*3), berlaku disetiap tag pekerjaan yang dipilih owner dan pihak worker pun dapat memilih kelas (tingkatan) tersebut disetiap tag pekerjaan yang dipilih worker. Ya, kurang lebihnya seperti ituh.. XD

    Karna notifikasi melalui email tersebut akan masuk ke email worker personal bahkan company yang berbeda beda. Hal ini akan menghindari spamming ke email worker yang berlangganan dan guna memberikan knowledge kepada para owner. Sepertinya worker juga akan merasa nyaman jika email yang masuk adalah email yang sesuai keinginan.

    Jika rata rata para owner sudah memahami kualitas, mungkin mereka akan sesegera mungkin memahami berapa kewajibannya untuk mendapatkan kualitas yang mereka pilih. Semoga semakin banyak lagi worker yang berkualitas di Indonesia demi melayani owner yang terhormat di negeri sendiri. Salam.

  5. Masalah ini kayaknya udah sering dicurhatin sama para worker...

    mungkin target jangka pendek projects.co.id ingin mempermudah para owner membuat projects sambil membangun image bahwa disini tempat ngumpulnya worker2 "murah" tapi berkwalitas, karena meskipun budget kadang "melecehkan" suatu profesi tapi peminat worker disini masih banyak.

    Kalau Owner beruntung, mrk bisa mendapatkan worker berkwalitas. Kalau tidak..... yah resiko.
    Bukan hanya resiko Owner, tapi resiko projects.co.id juga karena image akan menjadi tempat ngumpul worker2 murah yang "iseng" bukan karena profesionalisme di bidangnya.

    Merupakan PR ya buat projects.co.id. ..... hehehe

    Sebagai contoh, ada Owner yang open project di sini 500rb, tapi open project di startup lain, dengan budget 1,5 jt. dengan description project yang sama 100%. Dan kita tidak bisa menyalahkan Owner tersebut, tapi mungkin kita bisa berpikir, mengapa Owner melakukan hal itu.....

    tetap semangat!

  6. Admin5

    4 Dec 2015 Administrator

    Dear Pak @Trisnoy,

    Tidak pernah ada dalam pikiran untuk membangun image bahwa disini adalah tempat berkumpul freelancer "murah" tapi berkualitas seperti yang Bapak sebutkan diatas.

    Projects.co.id adalah marketplace. Tugas utama marketplace adalah mempertemukan penjual dan pembeli dan memastikan bahwa transaksinya berlangsung aman dan fair.

    Meskipun sebagian project kami tolak karena budgetnya "tidak masuk akal", namun faktanya adalah tidak mungkin menguasai detil kesulitan semua jenis project dan oleh karenanya mengetahui dengan tepat berapa budget yang pantas.

    Di semua marketplace jasa atau platform freelancing di dunia, ada 3 jenis project owner:

    1. Yang TIDAK paham bagaimana cara menyelesaikan projectnya namun punya waktu
    2. Yang paham bagaimana cara menyelesaikan projectnya, namun TIDAK PUNYA waktu
    3. Yang TIDAK PAHAM bagaimana cara menyelesaikan projectnya DAN JUGA TIDAK PUNYA WAKTU

    Project owner yang masuk kategori nomor 1 dan 3 adalah project owner yang cenderung memasang harga relatif rendah. Freelancer yang kompeten akan menjelaskan betapa budget tersebut tidak masuk akal dan betapa dia (sang freelancer) adalah orang yang kompeten untuk mengerjakan project tersebut namun mustahil menyelesaikannya di budget yang dipublish.

    Seperti Bapak lihat, project owner di dunia yang masuk kategori ini adalah 2/3 dari total project owner yang ada.

    Jika Bapak menemukan bahwa ada project serupa (atau bahkan project yang sama persis) yang dipasang di Projects.co.id namun juga di pasang di platform freelancing lain, kemungkinan besar platform freelancing lain yang Bapak maksudkan tersebut menetapkan harga minimal untuk masing-masing kategori pekerjaan. Projects.co.id percaya bahwa sebagai marketplace, harga seharusnya ditentukan oleh negosiasi pihak penjual dan pembeli.

    Sebagai contoh, project ini: https://projects.co.id/public/past_projects/view/143311/membuat-website-untuk-verifikasi-otomatis-ke-rekening-bank-dan-autoresponder-untuk-email

    menampilkan budget Rp 2jt, namun dimenangkan di harga Rp 6jt.

    Bapak pernah beberapa kali (5 kali?) mengerjakan project di Projects.co.id dengan hasil bagus kan ya? Setidaknya ini yang terlihat di rating dan feedback pada halaman profil . Terlepas dari apakah project-project tersebut dimenangkan di harga budget, diatas budget atau bahkan dibawah published budget, tidak berarti Bapak adalah worker murahan yang tidak professional, bukan? Apakah kelima project owner yang memutuskan untuk menerima bid Bapak adalah project owner yang semata-mata beruntung? Jika iya, alangkah tingginya tingkat keberuntungan mereka.

    Level worker/freelancer itu beda-beda, meskipun semua sama-sama mengklaim (misalnya) "senior web developer." Ada yang expert di bahasa pemograman A namun lemah di B. Ada yang sudah pernah mengerjakan project serupa sehingga sanggup memberikan harga relatif murah dibandingkan dengan teman-temannya yang belum. Menurut A gampang, menurut B luar biasa sulit meskipun sama-sama menyandang predikat "senior web developer."

    Dan harap diingat, "owner" dan "worker" hanyalah sebuah role dari individu yang sama. Hari ini menjadi worker, besok bisa menjadi owner. Ketika itu terjadi, pastikan kita nggak masukke kategori project owner yang no 2 diatas ("Yang paham bagaimana cara menyelesaikan projectnya, namun TIDAK PUNYA waktu") namun memutuskan untuk memberikan budget yang tidak pantas.

    Semoga bisa menjelaskan ya Pak, dan semoga Bapak puas dengan penjelasan ini.

    Tetap semangat!

  7. Admin5

    4 Dec 2015 Administrator

    Thanks buat masukannya ya, Pak @dukunkode :)

    Mudah-mudahan nanti bisa ditambahkan di opsi pada halaman profile, sebagai worker kita hanya ingin menerima notifikasi project yang harganya minimal Rp berapa ya :)

    Pak @hadisuwantoro, terima kasih ya sudah bantu reply dan menjelaskan :)

  8. Admin5

    4 Dec 2015 Administrator

    Thanks atas masukannya ya, Pak @ayi.tito :)

    Post di atas sekalian respon terhadap tulisan Bapak :)

  9. Dear Bapak Admin 5...
    Sebelumnya salam kenal ya pak, saya tidak tahu nama bapak tapi saya sering dapat tanggapan dari bapak.... hehehe

    Kelebihan di projects.co.id[/b] ya ini....
    Selalu mau berkomunikasi dengan Owner atau worker untuk sekedar curhat, sharing ataupun komplain. Jadi rasa kebersamaan makin erat...

    Maaf kalau saya menyampaikan pendapat terlalu "pedas" dalam memberikan pandangan saya.
    Itu semata-mata karena saya senang menjadi bagian dari projects.co.id walaupun hanya sebatas worker yang belum banyak memberikan kontribusi di sini....

    Saya juga tahu persis, bagaiman rekan2 admin dan jajaran dalam projects.co.id bekerja sepenuh hati dan sangat bertanggung jawab, karena saya mengikuti semua perkembangan dan permasalahan yang kadang di sharing oleh projects.co.id , karena itu saya merasa ikut menjadi bagian dari keluarga besar ini. Jadi saya akan bangga juga jika Projects.co.id menjadi bisnis yang besar di kemudian hari.

    Saya paham dengan penjelasan Bpk. Admin 5, tapi saya hanya mengingatkan saja agar tidak bablas...

    Oiya sekedar tambahan info mengenai kasus project serupa yang dipublish di platform freelancing lain, saya tambahkan bahwa disana tidak ada harga minimal juga.. (saya sudah cek sebelumnya).
    Makanya agak susah juga jika menghendaki pihak Projects.co.id membantu menentukan harga "jasa" karena tiap personal beda2....

    Saya tidak paham mengenai masalah development web dsb, tapi yang saya tau untuk membangun web memang dibutuhkan biaya2 lain selain biaya "jasa" jadi memungkinkan saja apabila budget yang disetujui lebih besar dari yang dipublish karena Owner sebelumnya tidak paham.
    Untuk kondisi perubahan harga yang signifikan spt itu, jarang sekali terjadi untuk jasa desain baru (bukan edit), tergantung nego dgn pihak Owner, dan terserah kita worker mau menerima atau tidak. Karena otak seorang desainer susah di setel untuk mengikuti fee yang didapatkan. jadi tidak bisa "Kalau murah, dibuat asal2an, kalau mahal baru dibagusin... " pasti akan sama ajah hasilnya sesuai kemampuan.

    Strategi jangka pendek saya pun di sini sebagai worker pemula di projects.co.id adalah mendapatkan reputasi dahulu, walaupun fee yang saya terima diluar dari standar saya. Karena Reputasi sangat berharga jika bekerja online. saya bersyukur walau baru 5 job yang diselesaikan disini dan semua Owner memberikan feedback reputasi yang bagus, karena saya harus menjaga image yang baik sebagai pekerja di projects.co.id. Dan hanya dari projects.co.id yang memberikan reputasi yang "agak mengecewakan" karena kasus arbitrase. hehehe

    Saya bukan termasuk paling awal join di projects.co.id , saya bergabung setelah 3-4 bulan projects.co.id launching dan sampai sekarang masih rajin online disini, (meskipun jarang menemui job yang pas tapi saya yakin projects.co.id akan menjadi besar), Jadi setidaknya saya tahu persis perkembangan Owner dalam menentukan budget khususnya di bidang saya.
    Misalnya dulu masih ada Owner yang memberikan budget standar untuk jasa bikin logo, berkisar 250rb keatas, sekarang apabila mau di perhatikan, memang masih ada Owner yang memberikan budget standar atau cukup besar, tapi setelah itu bisa ditebak, biasanya projects nya batal/no respone. Lebih banyak Owner yang memberikan budget jasa desain logo sebesar 100rb dan yang akhirnya deal biasanya project2 yang budget spt itu dan kalau boleh meminjam istilah bro ayi.tito ... banyak desainer yang "memprostitusikan profesinya" jika ingin mendapatkan job.

    Saya juga setuju dengan bro hadisuwantoro bahwa nanti ada "seleksi alam" dimana Worker akan lebih memilih jika sudah makin banyak projects yang dipublish. Tapi project mana yang akan dipilih jika nanti yang terjadi bahwa project yang di publish kebanyakan projects dengan budget kecil semua...
    Dan itu bisa terjadi karena image yang terbentuk....

    Bagaimana caranya agar lebih selektif memilih owner dan worker yang serius atau hanya untuk "iseng2 ajah berhadiah", mungkin ke depannya bisa dengan protect double IP sehingga tidak mudah membuat ID, membekukan fungsi owner/Worker jika sudah pernah melakukan pembatalan beberapa kali, membuatkan fitur kontes khusus jasa desain yang mengharuskan menyertai sample desain dsb... saya rasa Tim projects.co.id lebih banyak pengalaman dan lebih ahli dalam hal itu.

    maksud saya spt itu pak... sekedar masukkan ajah ya... bukan komplainan :)

  10. Edited 3 years ago by micdisuksesjaya

    ini kasus serupa yang saya alami barusan dalam membuat aplikasi program, develop pengenya dibuatkan program aplikasi yg sangat kompleks namun bayangkan harga aplikasi sederhana ini seharusnya 7 juta dihargai cuma 100ribu, apa gak gila ini developer? ibarat minta barang sekelas bintang lima tapi harga kaki lima,benar2 worker seperti dipermainkan, diperas dan tidak dihargai jerih payahnya, ntar kalau ada error malah protess developnya, seharusnya pihak admin memiliki standar minimum budget agar owner tidak seenaknya masang harga. sekarang jika saya balik owner jd worker apa mau di gaji segitu, jujur sy agak protes dg para owner yg seenak udelnya sndiri pasang tarif

  11. Mungkin coba diberikan rangsangan dulu agar owner menaikkan budgetnya.

    Berikan informasi rata-rata budget ketika memilih channel.
    informasi rata-rata budget diambil dari data project terkait yg telah selesai.

    Ketika create project -> pilih channel -> Logo Design (rekomendasi budget 1jt)

    Kemudian kasih peringatan, "Project Anda 100% Gagal bila memberikan budget dibawah rekomendasi"

    :)

  12. nah setuju sy dg mas hadisuwantoro tambahkan lagi pemasangan budget dibawah 500.000/1juta direject, biar owner gak seenak udelnya sndiri, kemudian menaikkan rating atau kelas sendiri project co id biar tidak dianggap sepele

  13. memang pak.. saya liat ada owner yg murih bgt..hargain projek.. tapi saya denger akan ada lagi muncul marketplace kayak gini.. lebih seimbang katanya..

  14. No offense yah

    disini saya mau coba mengeluarkan unek unek seperti kata om admin

    Level worker/freelancer itu beda-beda, meskipun semua sama-sama mengklaim (misalnya) "senior web developer." Ada yang expert di bahasa pemograman A namun lemah di B. Ada yang sudah pernah mengerjakan project serupa sehingga sanggup memberikan harga relatif murah dibandingkan dengan teman-temannya yang belum. Menurut A gampang, menurut B luar biasa sulit meskipun sama-sama menyandang predikat "senior web developer."

    jadi kalau memang dirasa project AAA dengan budget XXX dirasa kecil / gak sesuai dengan expektasi kita, ya udah tidak usah di bid.

    Bisa aja ada orang yang pernah mengerjakan project sejenis , bahkan yang ada code nya tinggal modif dikit ganti title / apa lah terus di kasih ke owner project AAA, maka bisa aja si worker tsb mau menerima budget XXX, wong cuma ngedit ngedit dikit.

    Semua itu tergantung lagi kembali kepada owner. Kalau dirasa murah, udah gak usah di bid,

    nah masukan buat @projects.co.id misalnya dalam jangka waktu tertentu misalnya 1 minggu masih 0 yang bid, maka kirim notif / email agar project owner menyesuaikan / menaikkan rate harga. ibarat kata kalau di bank itu bisa menekan NPL , maka di projects.co.id ini bisa menekan Non Accepted Project :D

    Mengingat saya pribadi melihat memang banyak bangat project tidak masuk akal dengan harga murah. Dan lebih tidak masuk akal lagi, walau itu project gede tapi murah, si owner bahkan tidak memilih worker. Kenapa ? Ini menjadi PR projects.co.id

    Saya juga sering mempost project di projects.co.id ya pastinya dengan budget minim. Walau budget minim, tetapi banyak yang mem bid dan bahkan banyak yang berani memberi garansi 1 hari jadi (deadline saya kasih 7 hari). Gila bukan?

    Tetapi yah memang saya sebagai owner juga melihat bibit bebet bobot owner yang membid juga, dan alhasil saya belum menerima bid tsb karena satu dan lain hal :D

    Inti nya : semua itu kembali kepada diri masing masing :D

    Ada harga == Ada Kualitas

    Salam

  15. Admin5

    18 Dec 2015 Administrator

    @Trisnoy rb keatas, sekarang apabila mau di perhatikan, memang masih ada Owner yang memberikan budget standar atau cukup besar, tapi setelah itu bisa ditebak, biasanya projects nya batal/no respone. Lebih banyak Owner yang memberikan budget jasa desain logo sebesar 100rb dan yang akhirnya deal biasanya project2 yang budget spt itu dan kalau boleh meminjam istilah bro ayi.tito ... banyak desainer yang "memprostitusikan profesinya" jika ingin mendapatkan job.

    Saya juga setuju dengan bro hadisuwantoro bahwa nanti ada "seleksi alam" dimana Worker akan lebih memilih jika sudah makin banyak projects yang dipublish. Tapi project mana yang akan dipilih jika nanti yang terjadi bahwa project yang di publish kebanyakan projects dengan budget kecil semua...
    Dan itu bisa terjadi karena

    Selamat malam, Om @Trisnoy :)

    Mohon maaf ya Om baru bisa direspon sekarang.

    Dimengerti, Om, justru kita ini senang dapat masukan dari Om Trisnoy :P

    Masukan-masukan Om Trisnoy akan kita pelajari.

    O ya, nama saya Depp. Johhny Depp #becanda ya Om klo soal yang nama :)

  16. Admin5

    18 Dec 2015 Administrator

    @micdisuksesjaya nah setuju sy dg mas hadisuwantoro tambahkan lagi pemasangan budget dibawah 500.000/1juta direject, biar owner gak seenak udelnya sndiri, kemudian menaikkan rating atau kelas sendiri project co id biar tidak dianggap sepele

    Sebenarnya cukup banyak project kita yang kita reject karena menurut kita budgetnya terlalu rendah, namun harap diingat juga bahwa ini adalah marketplace. Harga silahkan dinegokan antara worker dengan project owner :) Banyak juga project yang deal di harga jauh lebih tinggi daripada published budget, kadang-kadang hingga beberapa kali lipatnya.

  17. Admin5

    18 Dec 2015 Administrator

    @lordmen99 memang pak.. saya liat ada owner yg murih bgt..hargain projek.. tapi saya denger akan ada lagi muncul marketplace kayak gini.. lebih seimbang katanya..

    Terima kasih atas informasinya, Om @lordmen99 :)

  18. Admin5

    18 Dec 2015 Administrator

    Well said, Om @appzone.

    Banyak thanks untuk ide menekan Non Accepted Budget dengan cara mengirimkan email ke project owner jika tidak ada/terlalu sedikit yang ngebid. Akan kita implementasikan :)

    Mengingat saya pribadi melihat memang banyak bangat project tidak masuk akal dengan harga murah. Dan lebih tidak masuk akal lagi, walau itu project gede tapi murah, si owner bahkan tidak memilih worker. Kenapa ? Ini menjadi PR projects.co.id

    Sejujurnya, PR kita banyak sekali :D
    Nah, yang diatas salah satunya.

    Berhubung ane sendiri juga kadang-kadang jadi project owner (di platform lain sebelum projects.co.id ada, dan skrg di projects.co.id ), ane maklum dan sadar sebetulnya itu hal yang wajar, karena faktornya ada banyak. Memang jika bisa, ditekan sekecil mungkin persentase no actionnya.

    Ane pribadi beberapa waktu terakhir ini ada 2 atau 3 project yang no action karena:

    • sudah bisa, mendadak ditemukan caranya
    • yang ngebid menurut ane tidak qualified untuk mengerjakan project tersebut
    • budget tidak sesuai

    Menurut "analisa" kita di kantor, terutama untuk project dengan nilai agak besar, salah satu penyebab utama no action adalah project owner keberatan (atau bahkan kadang-kadang kesulitan) untuk menitipkan dananya 100% ke kita. Jika projectnya Rp 50jt, maka yang harus dititipkan adalah Rp 50jt. Di dunia offline, project owner dapat start project Rp 50jt dengan mengeluarkan uang hanya Rp 5jt dulu atau Rp 10jt dulu atau Rp 20jt dulu.

    Solusinya adalah fitur pay per milestone: project owner dapat menitipkan dana sebagian dulu dan worker/freelancer mendeliver hasil kerjanya sebagian dulu sesuai dengan besarnya dana yang telah dititipkan. Misalnya project Rp 50jt, project owner menitipkan dana Rp 5jt (10% x Rp 50jt), maka worker mengerjakan 10% pekerjaan terlebih dahulu dan kemudian lanjut ke Rp 5jt (10%) tahap berikutnya, dstnya.

    Itu sedang kita kerjakan, mudah-mudahan bisa direlease segera ya :)

    Sedikit curhat: kadang-kadang kita agak kuatir mengerjakan fitur-fitur "besar" yang memaksa kita mengubah struktur database dan/atau flow/proses. Kita kuatir setelah direlease fiturnya, ada yang broken sehingga menyebabkan sistem secara keseluruhan terganggu. Meskipun kadang kita udah test bolak balik di devopment server sebelum di release ke production server, tetap aja perasaan kuatir itu ada :(

    Ditunggu replynya Om @appzone dan teman-teman lainnya silahkan nimbrung ya :)

    Thanks again.

  19. @Admin5

    setuju untuk yang pay per milestone
    memang sih terkadang owner mendapat project tapi memang blm ada "dana" secara totalnya

    ane kadang sering ngalamin juga :D

    klo pay per milestone bisa di implementasikan pastinya bakal seru :D ibarat kata kita bisa memantau worker dari 0 - 100%, jadi ketika di 20% ada perubahan / ketidak sesuaian bisa langsung di kasih tau dan d modif. kalau tunggu 100% jadi baru modif nanti si worker keberatan dan dibilang "out of requirement"

    Keep up good work projects :D

  20. Admin5

    25 Jan 2016 Administrator

    @appzone @Admin5

    setuju untuk yang pay per milestone
    memang sih terkadang owner mendapat project tapi memang blm ada "dana" secara totalnya

    ane kadang sering ngalamin juga :D

    klo pay per milestone bisa di implementasikan pastinya bakal seru :D ibarat kata kita bisa memantau worker dari 0 - 100%, jadi ketika di 20% ada perubahan / ketidak sesuaian bisa langsung di kasih tau dan d modif. kalau tunggu 100% jadi baru modif nanti si worker keberatan dan dibilang "out of requirement"

    Keep up good work projects :D

    Doain agar fitur pay per milestone dapat segera direlease ya, Om @appzone :)

  21. Newer ›

to reply!