fngadiyo

Member

Last active 3 months ago

  1. 3 months ago
    Mon May 31 14:29:28 2021

    Tolonglah, kenapa budaya begini dibiarkan bahkan seolah dianggap wajar. Banyak omongan blogger dan freelancer di luar forum projects.co.id yang menyentil betapa murahnya kerja dan harga diri freelancer di sini.

    Owner ngasih jobdesk segunung dengan tawaran harga minta ampun murahnya, sudah begitu yang bid masih berlomba-lomba ngasih tawaran terendah untuk dipilih. Budaya yang akhirnya jadi lingkaran setan.

    Apa iya kita semua secara sadar mau menilai rendah hasil kerja-kerja ini? Tulisan yang cuma ditawar 5000 rupiah satu artikel, laman e-commerce yang cuma ditawar 500k beserta desain dan urusan backend-nya?

    Sampai kapan budaya setan begini berlangsung? Sampai kapan?
    https://projects.co.id/public/browse_projects/view/3a8718/web-developer-amp-web-design

  2. last year
    Mon Jul 20 18:32:09 2020

    Halo semua.
    Saya termasuk yang baru bergabung di Projects, sejauh ini pengalaman saya mayoritas positif di platform ini. Oh ya, saya bergabung tujuan utamanya sebagai worker, jadi pengalaman saya tentu isinya dari perspektif worker.

    Saya biasanya online pagi dan sore untuk melihat lowongan sebagai worker, sesekali mengajak diskusi owner lewat fitur thread sebelum benar-benar melakukan bid. Tujuan saya berdiskusi agar saya dan owner punya pemahaman yang sama soal pekerjaan, jadi ke depan ketika benar-benar melakukannya, komunikasi akan lebih lancar dan mudah. Sayangnya tidak banyak owner yang mau diajak diskusi dulu. Bagi saya, yang tak mau diskusi ya sudah, tak perlu di bid, daripada di-arbitrase nantinya.

    Selain soal diskusi tersebut, hal yang paling mengganggu bagi saya adalah owner yang minta meninggalkan nomor wa di postingan pekerjaan mereka. Dalam postingan tersebut biasanya ada belasan worker yang memberikan bid, namun pekerjaan tersebut ternyata tak kunjung dijalankan. Kemudian hari berikutnya tiba-tiba muncul postingan yang mirip dengan owner yang sama. Postingan baru ini juga minta nomor whatsapp di deskripsinya.
    Siapa yang ga curiga kalau begini? Apa owner ini sedang scrapping data nomor whatsapp untuk dijadikan target marketing kah? Dst. Dst.

    Dan tentu, kejadian ini terjadi berulang-ulang dalam platform Projects, yang diawasi oleh beberapa admin. Artinya Projects melakukan pembiaran terhadap perilaku yang punya kemungkinan berdampak buruk di kehidupan berinternet. Nomor whatsapp dan info pribadi sifatnya privat dan termasuk privasi, namun sebagai worker, kadang mereka rela menyerahkan informasi tersebut dengan harapan diterima menjalankan pekerjaan. Sayangnya kerelaan hati worker tidak dibarengi dengan niat baik owner, dan kita ga bisa ngukur keadaan hukum serta dampak ekonomi berdasarkan niat baik saja.

    Harapan saya, sebaiknya ada tindakan tegas dari Projects.co.id selaku penyedia layanan digital untuk meminimalisir tindakan semacam ini. Jika perlu, lakukan ban berkala kepada pihak yang melanggar ketentuan tersebut. Saya paham ada konsekuensi bisnis, kehilangan owner yang mungkin akan mengeluarkan uangnya di platform ini. Namun saya rasa konsekuensi jangka pendek tersebut akan tertutup dengan keuntungan dalam jangka panjang, dimana platform ini akan dikenal sebagai platform yang kredibel dan mengedepankan keamanan transaksi elektronik di dalamnya. Di mata investor dan pemodal, kredibilitas jangka panjang tersebut akan jadi daya tarik dan sumber kepercayaan mereka menanamkan modal untuk mengembangkan platform ini lebih besar lagi.

    Sekian curhat lumayan panjang ini. Semoga dibaca dan ditindaklanjuti dengan serius (bukan dengan jawaban khas admin: "kami sedang mendiskusikan hal ini dan akan segera ada solusi" yang dari dua tahun lalu statusnya masih diskusi).

    Terima kasih.
    Salam!