• (022) 8788 2588

Konsultan Retail

 

Dalam sebuah perusahaan pasti sangat dibutuhkan TEAM audit, analis, loss prevention untuk mendukung kinerja hrd, promosi dll.

Alasan saya menawarkan diri sebagai Konsultan Freelance tersebut karena berdasarkan pengalaman saya selama kurang lebih 26 tahun telah menjalankan aktifitas di beberapa perusahaan.

Berikut ini saya sampaikan detail pengalaman kerja saya sebagai berikut :

PENGALAMAN KERJA di :        

MATAHARI DEPT. STORE sbg ADMIN di JAKARTA Tahun 1989 - 2001

MATAHARI SUPERMARKET sbg PERSONALIA di MADIUN Tahun 2001 - 2008

HYPERMART sbg LOSS PREVENTION  (Int. Audit) di MADIUN 2008 - 2009

HYPERMART sbg LOSS PREVENTION (Int. Audit) di  SAMARINDA 2009 - 2012

MEGA CELL Padjajaran sbg  H R D di BANDUNG tahun 2013 - 2014

PT. AARTIJAYA sbg KEPALA CABANG di BANDUNG tahun 2014 - 2015

Untuk memenuhi kebutuhan Perusahaan yang bapak/ibu pimpin, maka saya akan menjelaskan beberapa poin tugas yang akan saya jalankan sebagai berikut :

1.  SOP (Standart Operasional Prosedure)

Untuk evaluasi apakah prosedure telah berjalan sebagaimana mestinya, maka selama masa evaluasi SOP tersebut saya akan turun di lapangan untuk memperhatikan prosedur bagian manakah yang tidak berjalan sebagaimana mestinya.

2.  AUDIT

Ada beberapa perusahaan yang tidak / belum mempunyai tenaga audit, namun fakta dilapangan audit sangat diperlukan, dalam hal ini tugas yang akan saya jalankan juga sebagai konsultan audit.

3. PROMOSI

 Promosi penjualan merupakan sesuatu yang tidak bisa ditinggalakan, Karena tidak ada perusahaan dagang atau penjualan yang tidak melakukan promosi penjualan dalam menjalankan aktifitas penjualan produknya. Promosi penjualan bisa dilakukan dengan berbagai cara dan media, Baik itu yang menggunakan anggaran biaya kecil sampai yang besar. Promosi penjualan memegang peranan yang sangat penting untuk mencapai tujuan dari usaha dagang atau usaha yang bergerak dalam penjualan produk. Semua usaha penjualan pasti mempunyai tujuan untuk menghasilkan omset penjualan besar dan menguntungkan, Namun tanpa didukung promosi penjualan yang baik omset penjualan optimal belum tentu bisa diraih. Untuk mencapai tujuan berupa omset penjualan yang optimal dan menguntungkan, Promosi penjualan yang benar dan tepat harus dilakukan, Karena pada dasarnya promosi penjualan mempunyai tujuan penting yang akan mendukung tercapaianya omset optimal yang menguntungkan bagi perusahaan.

Sebagai konsultan maka saya akan memastikan dan menganalisa sampai sejauh mana promosi yang telah dilakukan oleh perusahaan.

4.  LOSS PREVENTION 

Saya pernah berada dibawah management suatu perusahaan yang dalam menjalankan operasional sebelumnya tidak ada bagian LOSS PREVENTION dan pada suatu saat terjadi perubahan managemen dengan mengadakan bagian LOSS PREVENTION. Sesuai dengan namanya yaitu pencegahan kehilangan, maka yang dirasakan perusahaan setelah diadakannya bagian tersebut sangat besar sekali manfaatnya yaitu dalam mengurangi atau menekan resiko kerugian yang dialami oleh perusahaan. Lebih luas lagi bagian ini akan lebih banyak memastikan tentang : SOP - SAFETY & SECURITY - INVESTIGASI - INTEGRITAS dan selengkapnya saya uraikan sebagai berikut : Istilah Loss Prevention belum banyak digunakan oleh pengusaha di Indonesia. Istilah ini berawal dari sebuah ide dan keinginan penemunya untuk bagaimana mencegah kerugian pada sebuah unit usaha atau bisnis. Loss Prevention sendiri baru populer sekitar tahun 1990-an ketika sebuah perusahaan ritel terkemuka asal Amerika melakukan ekspansi ke Indonesia. Loss Prevention adalah sebuah departemen atau bagian dari sebuah unit usaha yang berkoordinasi langsung ke bagian Risk Mnagement di kantor pusat perusahaan. Pada saat itu sekilas sosok petugas seorang Loss Prevention lebih mirip security bagi kita kebanyakan bila melihatnya. Itu dikarenakan seorang personil Loss Prevention menggunakan seragam safari. Seperti yang digunakan oleh petugas-petugas pengamanan di bandara atau hotel. Tetapi pada praktek tugasnya seorang petugas Loss Prevention atau disingkat LP bukan hanya sekedar melakukan tindakan pengamanan, akan tetapi menyentuh juga aspek keselamatan dan customer service karena pada dasarnya seorang personil LP dituntut untuk dapat mencegah sebuah resiko yang mungkin terjadi akibat praktek-praktek kerja yang terdapat pada sebuah perusahaan.

Pada tahun-Tahun sekarang, pekerjaan sebagai petugas Loss Prevention bukan lagi sebuah pekerjaan yang dipandang sebelah mata. Itu karena pekerjaan sebagai petugas Loss Prevention sudah menjadi sebuah pekerjaan yang harus dilandasi sikap profesionalisme. Kita tahu sendiri kalau di tempat asalnya di Amerika sana, setiap pekerjaan dituntut untuk dapat profesional. Pada prakteknya seorang personil LP haruslah memiliki integritas yang tinggi dan harus ditunjang dengan kemampuan menganalisa yang baik. Itu dikarenakan mereka bertugas untuk bagaimana mencegah sebuah kerugian yang sewaktu-wktu dapat terjadi kepada sebuah unit bisnis tempat dia bertugas. Di indonesia sendiri departemen Loss Prevention di sebuah perusahaan lebih banyak digunakan pada unit-unit usaha ritel yang mana proses bisnis yang terjadi di sana memiliki timgkat kerawanan terhadap bahaya kerugian. Kegiatan mulai dari proses receiving sampai kepada proses penjualan memliki alur yang panjang sampai dengan barang ke tangan customer. Banyak faktor-faktor yang harus di perhatikan oleh seorang petugas LP pada tugas-tugas dia. Bagaimana kerugian itu dapat terjadi dan apa yang bisa menyebabkan kerugian itu terjadi adalah sebagian kecil tugas-tugas seorang personil LP. Mengawasi jalannya proses bisnis haruslah memahami proses bisnis itu sendiri. Kelebihan itulah yang mutlak harus dimiliki oleh seorang petugas Loss Prevention. Mereka harus tahu faktor-faktor yang bisa menimbulkan kerugian. Mulai dari penanganan barang sampai dengan pengawasan terhadap berbagai kepentingan pribadi dari setiap karyawan yang bekerja di perusahaan. Maka dari itu kenapa mereka harus memiliki integritas yang tinggi, agar tugas-tugas mereka dapat di jalankan dengan penuh tanggungjawab dan objektif.

Kepentingan-kepentingan yang berasal dari seluruh karyawan perusahaan haruslah tidak melanggar peraturan perusahaan. Dan tugas seorang LP lah untuk memastikan seluruh peraturan perusahaan dijalankan dengan benar. Mulai dari tingka top management sampai kepada level staff. Bagaimanapun, seorang LP hanya manusia biasa. Berjalannya tugas-tugas mereka dengan baik, tidak terlepas dari peran aktif dari seluruh elemen yang terdapat pada setiap unit bisnis. Setiap orang haruslah berpikir bagaimana perusahaan ini dapat maju demi kesejahtraan bersama. Dan salah satunya adalah mencegah kerugian yang bisa terjadi bersama-sama dengan petugas Loss Prevention perusahaan.

Dalam penjelasan ini maka saya informasikan pula bahwa permohonan saya untuk menjadi konsultan ini tidak memerlukan jangka waktu tertentu dan dengan upah tertentu, melainkan bisa dicoba dengan waktu yang bapak/ibu tentukan dahulu sebagai bahan pertimbangan selanjutnya.

Demikian penjelasan ini saya buat, atas perhatiannya saya mengucapkan terima kasih.

Finish Days: 100

Business Consultation Risk Analysis Recruitement Network Security

Screenshots

 

No record found.

 

  Rp 3,000,000
Contact Seller & Deal


Konsultasi harian dalam kota bandung + Rp 500,000
Konsultasi harian luar kota bandung + Rp 1,000,000

Wibowo2819
    
0.00/10.00
#34,084 dari 67,605

 

No record found.

 


 

No record found.