Kuliah di luar Negeri bukan hanya menjadi impian bagi siswa yang baru lulus dan ingin melanjutkan ke jenjang perkuliahan, Namun juga impian setiap orang tua kepada anak-anaknya
Namun sayangnya, banyak yang tidak menelisik secara mendalam tentang perkuliahan di luar negeri alias hanya berpandangan secara sempit tentang kuliah di luar dengan ekspektasi-ekspektasi yang
seringkali dibangun karena adanya rasa ingin menunjukan diri bahwa dirinya atau anaknya adalah orang yang berhasil, maka dari itu bisa kuliah di luar negeri.
Untuk menghindari hal tersebut, maka dari itulah kami membuat artikel ini agar anda yang memiliki keinginan untuk kuliah di luar negeri atau ingin menguliahkan anak ke luar negeri dapat mempertimbangkan hal tersebut secara matang, sebelum menjadi sebuah keputusan
Agar mandiri
Lupakan keinginan kuliah di luar negeri bila anda memiliki harapan agar bisa mandiri di Negara orang, karena anda harus mempersiapkan kemandirian bahkan sebelum anda berangkat ke luar negeri.
kalau salah satu alasan anda kuliah di luar negeri adalah "agar mandiri" harapan itu akan terwujud, namun cara seseorang menyikapi kemandirian berbeda-beda.Jika anda merasa saati ini belum bisa mandiri sepenuhnya lalu ingin mencoba mandiri di luar negeri, sebaiknya pikirkan lagi keinginan kuliah di luar negeri dan lebih baik anda belajar menjadi mandiri terlebih dahulu dari sekarang
Lulusan luar negeri lebih berkualitas dari lulusan di Indonesia
Apabila anda berpikir bahwa lulusan luar negeri lebih berkualitas dari lulusan di Indonesia, anda tidak sepenuhnya benar. Karena kualitas itu ditentukan dengan skill yang anda miliki.
Tidak ada yang bisa memastikan setelah lulus anda akan menjadi apa, bahkan diri anda sendiri.
Coba perhatikan lagi, apakah anda memiliki ekspektasi bahwa kuliah di luar negeri seperti di atas ? jika iya, sebaiknya perbaiki kembali ekspektasi anda dan mulailah meriset tentang Realita dan resiko kuliah di luar negeri, berikut kami jabarkan beberapa resikonya

Loading ...
