Akram Mubarak adalah sebuah doa dan harapan yang dihasratkan oleh kedua orang tuaku yang memiliki ta'rif kemuliaan (Akram) dan keberkahan (Mubarak). Lahir dari rahim Hj. Arifah yang membangun rumah tangga bersama H. ​​Alimuddin bertempat di sebuah kota dengan julukan kota “Daeng†yaitu Makassar, pada 28 Maret 2001. Saya anak bungsu dari 10 bersaudara. Sejak kecil saya selalu mengajar untuk hidup mandiri dan harus bisa dalam banyak hal. Setiap apa yang kuinginkan harus saya dapatkan dengan penuh perjuangan. Mulai kelas VII SMP saya memberanikan diriku untuk mandiri tanpa meminta uang lagi dari orang tuaku. Hingga saat ini hal itu terjadi dengan bungkusan kerja dan tenggang hati. Walaupun orang tua bukan lulusan sarjana hanya sebatas lulusan SMA, tetapi mereka mendidik kami dengan sangat baik, hingga keluarga kami selalu akur dan bahagia dengan balutan akhlak yang islami meski hidup dengan pas-pasan.
Keterbatasan dan hambatan dalam sisi ekonomi yang mempengaruhi diri saya menjadi pribadi yang tangguh dan unggul. Latarbelakang keluarga yang sederhana membuat saya harus melakukan kontribusi dan mempunyai pemikiran di luar kotak . Tidak perlu menunggu lama untuk melakukan perubahan besar, jika perubahan kecil bisa dimulai dari kita. Â Kalimat yang saya jadikan acuan selama saya menjadi menjadi Pelajar hingga menginjakkan kaki di bangku kuliah.
Menjadi seorang pemulung dan pejuang event membuatku selalu ingin mengikuti segala event baik nasional maupun internasional. Bahkan disibukkan dengan keseharian berorganisasi mulai dari ceruk pelajar, kepemudaan dan kepedulian terhadap anak-anak. Saat ini, tiga pulau telah kupijak, mulai dari pulau Jawa dengan acara Ekpedisi Bhinneka Bagi Bangsa di Jatiluhur dan di nobatkan sebagai duta perdamain, Forum Strategis Pemimpin Muda Nusantara di Jakarta. Dipulau Sumatera diri ini telah mengikuti Indonesia Youth Icon IV di Sumatera Utara serta Siswa Mengenal Nusantara 2018 di Sumatera Barat. Pulau terakhir yaitu, pulau kelahiranku, Sulawesi Selatan dengan 24 kabupaten yang dimilikinya. Bergabung di Forum Anak Takalar membuat raga ini sering mengikuti kegiatan Forum Anak Daerah di 24 kabupaten hingga mampu mengeliling Sulawesi Selatan.
Saya adalah orang yang suka tantangan dan hal baru. Selama kuliah, tentunya saya tidak ingin melakukan hal yang sama dengan mahasiswa lainnya, duduk mendengarkan materi kuliah lalu pulang ke kosan. Saya sangat tertarik untuk mendalami tentang bidang pendidikan, ilmu dan pengetahuan. Menulis, fotografi dan desain grafis adalah hobiku menjalani kehidupan. Harapan besar dapat menemukan  ruang inkubator para akademis dan sosialis yang ingin belajar dan mengasah diri untuk mengembangkan potensi yang tertanam dalam diri.Â


Loading ...
