• (022) 6902 1117

je.digital7 (Pro Writer ID) (je.digital7)

 

 

Halo, saya penulis dengan pengalaman lebih dari 8 tahun di bidang kehumasan. 

Saya terbiasa membuat berita, press release, artikel blog, serta konten publikasi instansi pemerintah maupun perusahaan. 

Fokus saya adalah memberikan tulisan yang rapi, bahasa baku, siap publish, dan sesuai kebutuhan pembaca. 


Layanan yang saya tawarkan:

- Penulisan Press Release singkat dan profesional

- Artikel berita/blog (SEO friendly)

- Caption & konten media sosial

- Editing & proofreading


Keunggulan:

✔ Bahasa formal & komunikatif

✔ Fast delivery (mulai dari 24 jam)

✔ Revisi gratis hingga puas


Saya siap membantu Anda menghasilkan konten berkualitas dan meningkatkan citra publikasi Anda.

Writing Copywriter Content Writer

  Hire Me
Make a Private Project


  Invite to Bid
Existing Projects


User Name: je.digital7
Account Type: Personal Account
Date Registered: 15/09/2025 13:26:29 WIB
Last Seen: 15/09/2025 21:20:09 WIB
Provinsi:
Kabupaten:
Website:
Online Hours: 4.62
Projects Won: 0
Projects Completed: 0
Completion Rate-
Projects Arbitrated: 0
Arbitration Rate-
Current Projects: 0

Ratings & Rankings

As Worker
    
0.00/10.00
0 Point
No Ranking
0 Projects
As Owner
    
0.00/10.00
0 Point
No Ranking
0 Projects
As Seller
    
0.00/10.00
0 Point
No Ranking
0 Sales
As Affiliate
    
0.00/10.00
0 Point
No Ranking
0 Users

 

Services

 

No record found.

 

 

Products

 

No record found.

 

 

 

2025: Masalah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kalimantan Selatan masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Farhanie, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos), Selamat Riadi, menjelaskan bahwa persoalan ODGJ di Kalsel meliputi peningkatan kasus, penelantaran, hingga masih ditemukannya praktik pemasungan.

Dalam dua tahun terakhir, kasus ODGJ mengalami peningkatan cukup signifikan. Faktor ekonomi, perubahan gaya hidup, hingga kebiasaan baru pasca-pandemi disebut sebagai pemicu utama. Meski praktik pemasungan berangsur menurun, kasus ini masih ditemukan di sejumlah wilayah di Kalsel.

“Banyak ODGJ yang terlantar karena kurangnya pemahaman keluarga dan masyarakat terkait penanganan gangguan jiwa. Minimnya pengetahuan ini seringkali berujung pada pengisolasian dan penelantaran yang bersangkutan,” jelas Selamat Riadi, Banjarmasin, Senin (8/9/2025).

Menanggapi hal tersebut, Dinas Sosial Prov Kalsel bersama berbagai pihak terus berupaya melakukan intervensi dan assesment. Penanganan dilakukan secara lintas sektor, melibatkan Dinas Kesehatan Prov Kalsel, RSJ Sambang Lihum, Satpol PP dan Damkar Prov Kalsel. Tim Reaksi Cepat (TRC) Kabupaten/Kota, juga ikut bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait ODGJ yang mengalami perubahan emosional dan membahayakan lingkungan.

“Kewenangan Dinas Sosial Provinsi lebih difokuskan pada rehabilitasi sosial melalui panti. Kami memiliki Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas (PRSPD) Iskaya Banaran, yang melayani tuna rungu wicara, penyandang disabilitas mental, dan intelektual,” kata Selamat.

Ia menekankan, pasca perawatan di rumah sakit jiwa, ODGJ harus tetap mendapat dukungan dari keluarga dan masyarakat. Hal ini penting agar mereka bisa kembali diterima dan berfungsi sosial.

“Obat jalan harus rutin dikonsumsi, selain itu dukungan moral dan motivasi juga sangat berpengaruh terhadap perkembangan psikologis eks ODGJ,” tambahnya.

Dalam menangani kasus ODGJ yang berkaitan dengan penyalahgunaan NAPZA, Dinsos Kalsel juga berkoordinasi dengan Yayasan YPR Kobra di Banjarbaru dalam proses rehabilitasi.

Dasar hukum penanganan penyandang disabilitas mental sendiri diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

“Kami berharap ada sinergi lebih kuat antar pemangku kepentingan, lembaga sosial, dan masyarakat. Penanganan ODGJ bukan hanya soal medis, tetapi juga bagaimana menciptakan lingkungan yang inklusif, peduli, dan tanpa stigma,” pungkas Selamat. MC Kalsel/Rns

 

 

 

No record found.

 

 

 

 

No record found.

 

 

 

Anda harus login terlebih dahulu untuk melihat data ini.

You must login first to see this data.

 

 


Live Chat