Ghiyats Ramadhan (ghiyatsramadhan)

 

 

Ghiyats Ramadhan, atau dalam dunia kepenulisan memakai nama pena Aesna adalah seorang yang memiliki passion tinggi dalam menulis, berkaitan dengan apapun, terutama fiksi dan non-fiksi (pendidikan dan kesehatan).

Sangat yakin, bahwa di dalam yang serba sibuk seperti ini, tulisan menjadi salah satu media yang tidak akan pernah lekang untuk menjadi penyegar bagi pikiran kita.

Tulisan saya tersebar di beragam media daring ataupun koran. Untuk penulisan, saya telah menulis tiga novel (dua diantaranya bisa dilihat dalam portofolio), gemar dalam menuliskan artikel dan cerita pendek dengan bahaya santai, dan tidak membosankan.

Writing Content Writer

  Hire Me
Make a Private Project


  Invite to Bid
Existing Projects


Display Name: Ghiyats Ramadhan
User Name: ghiyatsramadhan
Account Type: Personal Account
Date Registered: 05/07/2019 10:00:28 WIB
Provinsi: Jawa Tengah
Kabupaten: Kab. Sukoharjo
Website: paginawalk.wordpress.com
Online Hours: 32.15
Projects Completed: 1
Current Projects: 0
Last Seen: 07/05/2020 21:00:59 WIB

Ratings & Rankings

As Worker
    
10.00/10.00
8 Point
#5,760 dari 254,196
1 Projects
As Owner
    
0.00/10.00
0 Point
No Ranking
0 Projects
As Seller
    
0.00/10.00
0 Point
No Ranking
0 Sales
As Affiliate
    
0.00/10.00
0 Point
No Ranking
0 Users

 

Services

 

No record found.

 

 

Products

 

No record found.

 

 

 

2014: Iris yang baik,

Setelah kupertimbangkan masak-masak, beginilah akhirnya cara yang kupilih. Bukan supaya diriku terelak dari duka perpisahan. Ketahuilah, pada huruf-huruf terakhir setiap kata yang kutulis, kesedihan menderaku tanpa ampun bagaikan pesuruh Zeus mendera Prometeus yang malang (bukankah kamu menyukai dongeng-dongeng Yunani?). Kutahankan rasa sakit itu demi hal-hal yang mungkin bisa kujelaskan lebih baik secara tertulis ketimbang dibicarakan langsung. Jika terasa tidak adil, maafkanlah.

Manakala surat ini sampai padamu, telah jauh aku meninggalkan rumah dan “tempat rahasia kita.” Tapi yakinlah, jarak di antara dua manusia bukan melulu perkara terlihat atau tidaknya sosok, terdengar atau tidaknya suara, terasa atau tidaknya sentuhan, terhirup atau tidaknya aroma masing-masing. Selama ini, misalnya, dengan bertemu setiap hari, seberapa dekat sebenarnya hati kita? Seberapa banyak kau mengerti perasaanku atas dirimu dan sebaliknya?

Bunga di atas Batu adalah sebuah roman sederhana di sela-sela kehidupan masa SMA.

2018: Burbur –burung intelek, ilmuwan dan junjungan para burung lainnya– menderita trauma yang mendalam atas kejadian 50 tahun lalu di mana peperangan menewaskan semua keluarga dan teman-teman yang ia cintai. Ia terus berdiam diri ketika burung lainnya mencoba membangun peradaban baru di tengah gegap gempita tahun 2683 yang semua hal telah berbaukan teknologi canggih dan ilmu sains.

Pembawa Kabar –begitu ia disebut karena memiliki indra pendengar yang sangat tajam atas kejadian apa saja di bumi, seorang sahabat sejati Burbur dan juga pemimpin kaum burung– juga merasa gagal menjadi seorang sahabat ketika ia tidak mampu membangkitkan semangat temannya yang satu itu, padahal, di dalam diri Burbur itulah tersimpan banyak rahasia dan informasi yang tidak diketahui orang banyak.

Namun, di suatu sore hari, kaum burung yang semuanya berjenis lelaki mendapati ada seekor burung langka, burung yang nyaris dipercaya adalah burung yang pertama musnah di muka bumi, ialah burung Albatros, burung terkuat di muka bumi sekaligus burung legendaris yang disebut-sebut dalam kitab suci kaum burung. Namanya Rindang, dan yang lebih menakjubkan, Rindang adalah perempuan.

Dalam Cerita Bumi Tahun 2683, Aesna bercerita tentang bagaimana kondisi bumi pada tahun 2683 yang diisi oleh perebutan habitat antar makhluk hidup melalui narasi perjuangan sekelompok burung untuk bertahan hidup dan membangun peradaban baru melawan manusia.

 

 

Project Ending: Completed         Rating:      (10/10)

Cerpennya keren, bahasanya membuat imajinasi pembaca semakin liar. Thank You.


Total Rows: 1 ‐ Showing Page 1 of 1

 

 

 

No record found.

 

 

 

Anda harus login terlebih dahulu untuk melihat data ini.

You must login first to see this data.