Ketika kuliah di bandung tepatnya jurusan administrasi publik di UIN Sunan Gunung Djati untuk mempelajari lebih dalam tentang ilmu pemerintahan, kepemimpinan dan pengorganisasian. jurusan tersebut tidak ada dalam impian saya tapi membawa saya sejauh ini. Saya memilih untuk mondok sambil kuliah di pondok pesantren salafi ar-raaid, tentu terdapat tantangan yang dialami berbeda dengan teman kebanyakan mulai dari waktu, aturan sampai pekerjaan yang harus diselesaikan terlebih saya juga mengikuti kepengurusan disana yang mengajarkan saya mengenai berkhidmah untuk melatih diri sebelum terjun ke masyarakat. pada saat semester 3 saya mendapatkan beasiswa JFLS on going yang dimana kesempatan tersebut membawa saya kepada pengabdian masyarakat yang lebih luas, salah satunya adalah menjadi penyelia halal yang dimana saya berkesempatan untuk membantu UMKM serta para pengusaha untuk mendapatkan sertifikasi halal secara gratis. kemudian saya juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti lembaga jurusan yakni CIAS ( center for islamic administration studies) dalam bidang riset and development yang dimana kami melakukan diskusi secara terbuka untuk bertukar informasi terkait tema yang telah ditentukan terutama mengenai bidang administrasi publik dalam pandangan islam. Berjalannya waktu saya pun menyelesaikan tugas saya sebagai mahasiswa dalam waktu 3 tahun 6 bulan dengan meneliti sertifikasi halal di daerah kabupaten bogor yang dimana masih perlu dibantu agar implementasi programnya menyeluruh dan berjalan secara maksimal. Sampai akhirnya saya membantu para penjual yang ada di jawa barat khususnya kabupaten bogor agar bisa memanfaatkan ilmu yang saya dapatkan dalam membantu orang lain.
saya teringat penguatan dari guru saya yang menyatakan bahwa Kerusakan seorang perempuan bukan karena laki-laki, tahta atau kemiskinan. Tetapi, kerusakan seorang perempuan terletak pada pemikirannya sendiri. Maka nasihat tersebut tentunya menjadi dorongan bagi saya untuk menyibukan diri dengan ilmu, memiliki mimpi dalam membagikan dan merealisasikan ilmu relevan yang saya dapatkan selama belajar di bandung tentu meyakinkan saya bahwa ada generasi yang perlu dibentuk membutuhkan ilmu yang berkualitas dan jelas sanad keilmuannya, terlebih perempuan khususnya ibu adalah madrasah pertama bagi anaknya.

Loading ...
