Saya bu Retno, dari sampit
Anak saya tahun ini kelas XII dan sekolah mewajibkan membuat karya tulis yg dilombakan. Saya harus bantu anak saya maksimal. Karena saya juga mengurus suami saya yg sedang sakit. Dari beberapa pilihan tema, kami memilih MANAJEMEN BENCANA, karena saya bekerja sebagai ASN dokter di Labkesda dan selama Pandemi saya bekerja sbg relawan di klinik isolasi covid-19 di kabupaten. Selama pandemi saya sudah 3789 melakukan swab pcr utk semua pasien di ruang isolasi. Saya juga kadang dibantu anak saya ikut mengurusi warga sekitar yg sakit dirumahnya. Kerja sama diantara semua warga saya lihat sangat membantu wilayah kami sedikit kasus dibanding wilayah lainnya.
Karena kami sangat proaktif membantu warga, saya merasa masalah ini bisa dijadikan karya tulis anak saya.
Saya perhatikan adanya bbrp orang yg aktif membantu sesama warga, penggunaan WA group, yg konek dg nakes puskesmas di wilker kami, konek dg kecamatan utk bantuan2, konek dg Fardu kifayah, konek sg ruang isolasi, termasuk kegiatan rutin yg tidak jalan selama pandemi tapi tetap jalan seperti program balita utk obat cacing dan ViT A , pemantauan anak stunting, obat program TB, dll
Karena ada WAG ini semua tetap jalan.
Intinya adanya kerjasama yg baik di tingkat warga (berbasis masyarakat) baik langsung atau mll WAG , sangat membantu pada saat bencana atau pandemi ini.
Manajemen bencana :
Invensi atau penemuan yg tergolong dalam tema ini adalah invensi yg berguna utk mendeteksi dan/ atau mencegah terjadinya bencana alam. Juga berguna dalam penanganan pasca bencana berupa teknologi, produk, sistem, dll.
Mungkin kami penanganan bencana berupa sistem.















Loading ...
