data yang akan digunakan adalah data berbentuk tiga dimensi yang terdiri dari gen x kondisi x waktu:
contoh bentuk data:

Langkah-langkah metode two way k-means clustering
misal pada titik waktu ke-2:

1. buat cluster gen (baris) menggunakan k-means clustering, ilustrasi sebagai berikut:

2. buat cluster kondisi (kolom) menggunakan k-means clustering, ilustrasi sbg berikut:

3. gabungkan hasil cluster gen dan cluster kondisi sehingga membentuk cluster berukuran 2 dimensi (bicluster)

4. hitung ACV dari bicluster yang dihasilkan, humus acv adalah sebagai berikut:

Langkah tersebut dilakukan untuk setiap titik waktu
Bicluster yang memiliki hasil tertingggi dari setiap titik waktu digabungkan sehingga membentuk kumpulan data, misal setiap titik maktu, bicluster 1 (biru) memiliki ACV tertinggi maka ilustrasi kumpulan data didapat sebagai berikut:

dapat dicoba menggunakan data pada lampiran dibawah







Loading ...
