• (022) 8788 2588

Project Owner, Inilah Panduan Memilih Worker (Freelancer)

 

  • Published by superadmin
  • 11/03/2015 07:56:06 WIB

[Update 20 Maret 2016:  menambahkan 1 point, yaitu "Jangan pernah terpikat harga murah, apalagi harga yang Anda tahu sendiri bahwa itu tidak masuk akal"]

[Update 16 Desember 2015: baca juga tulisan "Rahasia Kotor Dibalik Rating Freelancer"]


Project Anda sudah dipublish dan mendapat banyak penawaran (bid). Siapa yang harus Anda pilih? Bagaimana memilihnya?

Ikuti panduan di bawah ini. Ini bukan teori :) kami juga mengikuti langkah dan panduan ini saat hendak memilih worker (freelancer) untuk mengerjakan project-project kami.

Memang jika salah memilih worker sehingga project tidak selesai/gagal, Anda tidak rugi materi, karena jaminan uang kembali (money back guarantee) kami memastikan dana Anda kembali 100%, namun Anda akan rugi waktu.


Perhatikan reputasi (feedback dan rating) worker
Reputasi (feedback dan rating) worker adalah hal pertama yang perlu Anda cek. Perhatikan berapa project yang telah diselesaikan, bagaimana rating yang diperoleh oleh freelancer tersebut dari project-project sebelumnya: apakah bagus (rating 4-5 bintang), sedang (rating 3 bintang) ataukah buruk (rating 1-2 bintang). Lebih bagus lagi jika rating dan feedback tersebut adalah untuk project yang serupa (atau membutuhkan skill serupa) dengan project Anda saat ini.

(Baca juga: Rahasia Kotor Dibalik Rating Freelancer)


Contoh rating yang bagus:

2015031054fef71335763.jpg

Contoh rating yang buruk:

2015031054fef78228f3e.jpg


Lihat lebih detil di halaman profile worker tersebut, project-project apa yang pernah dikerjakan dan bagaimana feedback dan rating project owner terhadapnya:

Contoh rating dan feedback yang bagus:

2015031054fefaf11b5cb.jpg
                
Contoh rating dan feedback yang buruk:

2015031154ff88f9582a5.jpg


Worker (freelancer) baru juga layak diberi kesempatan. Jika Anda tertarik dengan worker yang belum memiliki reputasi (dan itu adalah hal yang wajar), gunakan prosedur pengecekan di bawah ini.


Ajukan pertanyaan yang spesifik
Ajukan pertanyaan yang spesifik tentang project tersebut dan lihat bagaimana sang freelancer menjawabnya. Jika jawabannya benar-benar "mengena" dan Anda tahu persis jawabannya benar, Anda tahu Anda telah mendapatkan salah satu calon kuat untuk mengerjakan project Anda.


Meminta metode pengerjaan
Kadang-kadang, Anda perlu tahu dengan cara/metode seperti apa seorang freelancer akan menyelesaikan project Anda. Jika menurut Anda cara/metode tersebut tidak dapat diandalkan (tidak proven) dan sang freelancer tidak dapat meyakinkan Anda, sebaiknya Anda mempertimbangkan untuk memilih worker lain.


Jangan pernah terpikat harga murah, apalagi harga yang Anda sendiri tahu bahwa itu tidak masuk akal
Kadang-kadang entah karena sangat termotivasi untuk memenangkan bid/project atau tidak mengerti scope project yang ia bid, seorang freelancer dapat saja memberikan penawaran (bid) dengan harga yang sangat murah: sebuah harga yang Anda sendiri tahu itu tidak masuk akal.

Jika hendak mencoba keberuntungan, silahkan saja, tapi ingat bahwa kemungkinan keberhasilan project semacam ini tidaklah tinggi. Jika gagal, Anda akan kehilangan waktu (dan terkadang emosi --sedikit atau banyak-- akan terkorbankan) karena Anda perlu waktu untuk melakukan arbitrase, memasang ulang project,   memilih worker/freelancer dan memulai prosesnya dari awal. Proses arbitrase sendiri, atas nama keadilan, pada kasus tertentu perlu waktu hingga 7 (tujuh) atau 8 (delapan) hari sebelum keputusan final dicapai.

Dan yang penting, jangan marah-marah ya jika ini terjadi :) Anda telah diperingatkan, dan dalam hati yang paling dalam, kita tahu bahwa kemungkinan gagal project dengan harga seperti ini lumayan tinggi. Kita hanya tidak mau mengakuinya, bahkan tidak pada diri kita sendiri. Ketika akhirnya kita marah dan kecewa bahwa project beneran gagal, sebenarnya kita marah dan kecewa pada diri kita sendiri :)


Meminta sample

Untuk meyakinkan bahwa Anda tidak salah memilih worker, Anda dapat mempertimbangkan untuk meminta sample. Misalnya project Anda dalah menulis 20 artikel berbahasa English mengenai masakan Indonesia, Anda dapat meminta sang freelancer untuk menyertakan 2 atau 3 paragraph artikel yang ia tulis mengenai topik yang dimaksud saat ia memberikan penawaran (bid). Dengan demikian, Anda dapat menilai kemampuannya.


Sebelum memilih (finalisasi), pastikan untuk yang terakhir kalinya
  ==> SANGAT PENTING!
Sebelum Anda mengklik tombol "Accept Bid" untuk memilih worker, pastikanlah untuk terakhir kalinya: apakah ia bisa dan mau mengerjakan project tersebut saat ini? 

Ajukan saja pertanyaan sederhana (namun penting) tersebut, bisa lewat Reply Thread ataupun melalui realtime chat: "Jika saya mengaccept bid Anda sekarang, Apakah Anda bisa dan mau mengerjakannya segera?"

Reply Thread:

2015031154ff8e1db5a9d.jpg

Realtime chat:

2015031154ff8e63f1aa7.jpg



Jika Anda tidak mendapatkan jawaban selama beberapa waktu (beberapa jam atau beberapa hari, tergantung batas waktu Anda), Anda dapat memilih worker lain (tetapi tentu saja, Anda harus mengajukan pertanyaan yang sama kepada worker yang lain tersebut).


Langkah ini sangat penting
, terutama jika Anda sudah "meninggalkan" project ini beberapa hari. Dalam beberapa hari, banyak hal dapat terjadi. Bisa saja worker yang hendak Anda pilih ini memenangkan project lain dan saat ini sibuk mengerjakannya atau sedang sibuk di kehidupan nyatanya sehingga tidak dapat mengerjakan project Anda. 


Seperti biasa, jika Anda membutuhkan bantuan, silahkan mengisi form contact atau chat dengan admin yang bertugas. We're ready to help! :)


P.S: arbitrase dapat selesai hanya dalam waktu beberapa menit jika Anda sebagai penggugat menggunakan fitur Arbitration Offer dan tergugat bekerjasama dan setuju untuk menerima penawaran Anda. Lebih lengkap mengenai hal ini dapat dilihat di sini.

Comments