• (022) 8788 2588

Freelancer, 4 Hal Penyebab Owner Ilfil dan 1 Hal yang Membuat Owner Manapun Tidak Akan Sanggup Menolak Bid Anda

 

  • Published by WiroHardy
  • 08/10/2015 07:17:29 WIB

Sudah ada artikel iniini dan ini untuk membantu Anda memperbesar kemungkinan memenangkan project, namun kali ini kami akan membagikan beberapa jurus sakti lainnya :)

Berikut ini adalah empat hal yang sangat disarankan JANGAN ANDA LAKUKAN. Melakukan empat hal ini membuat project owner ilfil. Membuat project owner ilfil terhadap Anda atau penawaran Anda adalah hal terakhir yang ingin Anda lakukan.

  1. Sudah mau deal, ehhh harga dinaikan
    Bayangkan Anda sedang di pasar hendak membeli sesuatu. Tawar menawar terjadi. Sudah mau deal, tiba-tiba sang penjual berkata: "eh, maaf ya, nggak jadi jual di harga Rp 2jt. Kalau mau Rp 2.5jt aja."

    Meskipun --katakanlah-- harga Rp 2.5jt masih masuk range budget Anda, Anda pasti sudah ilfil duluan. Kemungkinan besar Anda akan membatalkan pembelian pada penjual yang satu ini.

    Jika menurut Anda scope pengerjaan suatu project belum jelas namun Anda ingin memberikan penawaran (bid), cantumkanlah dari awal bahwa ini adalah bid sementara. Cantumkanlah bahwa setelah scope project menjadi jelas, Anda akan melakukan bid ulang dengan harga baru, bisa lebih tinggi, bisa juga lebih rendah dari harga yang Anda cantumkan saat ini. Namun saran kami adalah Anda tidak memberikan penawaran harga hingga Anda merasa jelas scope pengerjaannya. Memberikan penawaran hanya ketika Anda jelas scope pengerjaannya juga juga akan menguntungkan Anda karena project owner akan yakin Anda adalah freelancer yang professional.


  2. Harga di bid berbeda dengan harga di message
    Masih mengenai harga, kadang-kadang entah kenapa freelancer memberikan harga yang berbeda pada field harga dengan harga di kotak message seperti tampak di bawah ini:

    2015100756151457b6427.jpg


    Dapat dimengerti jika harga penawarannya diatas angka yang diperolehkan oleh sistem, mau tidak mau, Anda harus menuliskan harganya di bagian message. Namun jika bukan itu alasannya dan entah kenapa Anda mencantumkan harga yang berbeda, kemungkinan besar project owner akan "menjauhi" Anda.


  3. Komunikasi yang kering dan tandus, setandus padang gurun
    Baiklah, Anda mungkin seorang technicalist yang sangat expert, namun tidak ada aturannya seorang ahli tehnical tidak boleh menjadi friendly :)

    Daripada Anda menjawab hanya dengan 2 karakter "ok", akan jauh lebih menyenangkan jika "ok pak :)", "ok sip :)", "siap pak :)". Berikan tanda senyuman diakhir kalimat tidak akan membuat Anda terluka. Percayalah, hal yang sederhana ini akan memperbesar kemungkinan Anda memenangkan project.

  4. Penawaran umum, tidak di tailor khusus untuk project tersebut
    Jika Anda memberikan penawaran yang sama persis pada semua project, kemungkinan Anda untuk memenangkan project akan jauh lebih kecil daripada Anda memberikan komentar khusus pada masing-masing project. "Memberikan komentar khusus pada masing-masing project" berarti Anda menjawab pertanyaan dan memberikan solusi awal. Misalnya Anda dapat mengatakan "Untuk mengatasi masalah xxx, kita dapat menggunakan yyy jika Bapak sudah memiliki zzz. Jika zzz belum tersedia, sebaiknya kita menggunakan aaa karena blablbla."

Dan inilah satu hal yang membuat project owner manapun tidak akan sanggup menolak bid Anda: buatkan prototype! Buatkan mockup, buatkan design yang diminta (namun berikan dulu versi  yang telah di-watermark dan/atau low resolution), buatkan versi minimumnya sebagai BUKTI bahwa Anda mengerti apa yang dimaksud dan sebagai bukti bahwa ANDA SANGGUP MELAKUKANNYA.

Kami telah melihat strategi ini berhasil dan terus berhasil. Mudah-mudahan Anda dapat menerapkannya dan keberhasilan menjadi milik Anda juga.


Anyway, bantu LIKE facebook page Projects.co.id di https://www.facebook.com/ProjectAndDigitalMarketplaceIndonesia dan follow twitter @projectscoid ya :)




201510085615b4e36185d.jpg

Comments